8 Cara Menyetel Platina Mobil dan Cara Merawat Platina Mobil


  03-09-2018

Cara Menyetel Platina Mobil, Platina adalah salah satu komponen yang ada di sistem pengapian dan berfungsi untuk memutus atau menghubungkan arus listrik yang mengalir menuju kumparan primer pada koil pengapian. Fungsi platina sangat penting karena tanpa ada nya platina maka tidak ada tegangan tinggi yang dibutuhkan oleh busi untuk menghasilkan percikan api.

Karena dari kontak platina inilah dihasilkan tegangan tinggi pada kumparan sekunder 10KV atau lebih, bekerja ketika arus listrik yang mengalir pada kumparan primer koil secara tiba-tiba diputuskan oleh platina yang kemudian dbangkitkan tegangan tinggi pada kumparan sekunder melalui induksi diri.

Bagi kalian yang memiliki mobil lawas atau sudah agak berumur dan masih menggunakan platina sebagai sistem pengapiannya, tentu pernah muncul pertanyaan atau pengalaman untuk apa platina di setel? Apakah platina perlu di setel? Bagaimana cara menyetel platina? Dan berbagai hal lainnya. Nah, ada baiknya anda tahu sistim kerja dan langkah penyetelan platina, pada kesempatan kali ini akan di bahas satu persatu mulai dari cara penyetelah platina sampai dengan perawatannya.

 

Penyetelan platina adalah penyetelan sudut dwel, merupakan waktu lamanya celah platina dalam posisi menutup, yaitu ketika platina mulai menutup sampai platina mulai membuka pada tonjolan berikutnya. Sudut dwel harus di setel karena komponen ini berkaitan dengan waktu pengapian, bahwa tegangan tinggi yang dihasilkan oleh koil adalah akibat dari pemutusan aliran arus listrik pada kumparan primer koil yang dilakukan oleh platina.

Ketika pemutusan arus listrik di kumparan primer terlambat dari waktu yang ditentukan maka otomatis munculnya tegangan tinggi pada kumparan  sekunder koil juga terlambat, dengan kata lain suplai tegangan ke busi juga terlambat sehingga perickan api yang dihasilakan oleh busi juga terlambat. Pada prinsipnya timing atau waktu pengapian pada sistem pengapian khusunya tipe konvnsional sangat di tentukan oleh mekanisme platina.

Sebelumnya dapat di persiapkan alat-alatnya

  • Siapkan Kunci Ring Nomer 19
  • Siapkan Obeng + (plus) dan – (min)
  • Selanjutnya anda siapkan juga alat Fuller yang berfungsi untuk mengukur celah platina.

    1. Kondisi Mobil

    Pastikan aki mobil benar benar dalam kondisi prima. Karena waktu meyetel perlu beberapa kali memutar mesin. Langkah pertama yaitu anda harus buka tutup distributor terlebih dahulu. Besihan lalu lihat apakah permukaan platina besih dan tidak ada benjolan, karena apabila terdapat benjolan lebih baik diganti baru berikut condensornya.

    2. Crank Shaft

    Setelah itu anda putar pully poros engkol atau yang di sebut dengan crank shaft searah jarum jam hingga titik pully mengarah ke angka 0 (nol) drajat atau dalam istilahnya TOP 1. Perhatikan noken pada distributornya, berhenti ketika nok nya mengetuk benjolan pada platina.

    3. Baut Pengikat Platina

    Selanjutnya anda harus kendorkan baut pengikat platina, dalam hal tersebut ada harus di usahakan jangan terlalu longgar saat memutar baut yang mengikat platina, kurang lebih satu putaran saja sampai platina dapat di goyangkan dengan obeng negative pada alur penyetalan celah platina sehingga celah platina dapat di renggangkan dan di sempitkan.

    4. Ukuran Celah Platina

    Untuk ukuran celah platina standar yaitu 0,45 mm. Di karenakan pada ukuran fuller tidak ada ukuran 0,45 mm maka anda boleh menggunakan ukuran fuller dengan ukuran celah 0,40 mm, akan tetapi jangan terlalu rapat dan sedikit longgar supaya mengikuti celah ukuran 0,45 mm.

    5. Stel Platina

    Nah, setelah anda masukkan fuller ke dalam celah platina, lalu anda langsung stel platina dengan menggunakan obeng min (-). Caranya yaitu geser platina dengan perlahan menggunakan obeng min dengan menekan coak atau tonjolan yang berada di dekat platina tersebut. Setiap jenis kendaraan mobil memiliki coakan atau tonjolan yang berbeda. Apabila platina harus di ganti pada tahap ini langsung diganti saja platina yang rusak dengan yang baru

6. Mengecek Celah Platina

Setelah selesai melakukan penyetelan, lalu ceklah celah platina, dan jika sudah pas dengan ukuran tersebut langsung saja anda kencangkan dengan baut kembali dengan menggunakan obeng plus.

7. Memasang Tutup Distributor

Setelah semuanya selesai, pasang kembali tutup distributor atau yang bisa di sebut juga dengan delco.

8. Menyalakan Mesin

Kalau mesin sudah hidup, kendorkan baut 10 mm yang mengancing distributor pada blok mesin. Pelan pelan memutar ke kiri atau ke kanan. Dengakan putaran mesin. Berhenti ketika yakin sudah menemukan putaran mesin yang paling tinggi. Ketika sudah beberapa kali mencoba dan berhasil, ada cara lebih canggih, yaitu sambil memainkan RPM mesin distributor di putar mencari kondisi mesin tidak knoking ketika mesin di sentak

Informasi Pembelian Mobil Baru Toyota di Kudus, Rembang, Pati, Jepara, Blora. Anda dapat menghubungi : ARIE di Telepon
Telkomse l/ WA : 0852-2774-8934
Indosat : 0856-4123-1909
XL : 0819-1549-4772
PIN BB : D046DB82



Tinggalkan Komentar Anda

 Masukkan captcha :